Minister of Agriculture Invites Millennial to Become Part of Gratieks

Makassar – Minister of Agriculture, Syahrul Yasin Limpo invites millennial generation to be part of the GRATIEKS (Gerakan Tiga Kali Ekspor Pertanian) – “Three-Time Agricultural Export Movement”. This was conveyed by the Minister of Agriculture in the midst of the thousands of Makassar people who attended the Farmer On Stage event, Sunday morning (15/12). Syahrul said the young spirit of the millennials must be a positive impetus for Indonesia’s agricultural development, especially in increasing agricultural exports which will affect the country’s economy.

Syahrul said the wealth of natural resources in Indonesia opened up vast agricultural business opportunities for these millennials to work on. He added that the involvement of millennials in supporting, developing and advancing the agricultural sector is urgently needed. Agriculture also needs the touch and breakthrough of this generation.

“Indonesia is a rich country, which has extraordinary natural resources, the sun in Indonesia continues to exist, the sun determines plantations and good life, the water in our country never breaks, if after all there is drought, it can all be handled with natural resources we have, “said Syahrul.

Millennial generation has the characteristics of strategic thinking, inspiring, innovative, energetic, enthusiastic, and fluent in adopting digital technology in various aspects of business so that it is predicted to be a carrier of renewal in agricultural development. .

“With the natural wealth that we have, now all that remains is how we can bring that intelligence to work,” said Syahrul.

Indonesia has tremendous diversity of local food, Syahrul is expected to be able to capture this potential, especially local governments, to encourage local food as part of the culture that must be maintained together.

 

Language : Bahasa Indonesia

 

Makassar – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengajak generasi milenial untuk menjadi bagian dari GRATIEKS “Gerakan Tiga Kali Ekspor Pertanian”. Hal ini disampaikan Mentan ditengah ribuan masyarakat Makassar yang hadir dalam acara Tani On Stage, minggu pagi (15/12).  Syahrul mengatakan semangat muda yang dimiliki kaum milenial harus menjadi dorongan postitif bagi pembangunan pertanian Indonesia, terutama dalam peningkatan ekspor pertanian yang akan mempengaruhi perekonomian negara.

Syahrul mengatakan kekayaaan sumber daya alam di Indonesia, membuka banyak peluang bisnis pertanian yang luas untuk digarap kaum milenial ini. Ia menambahkan keterlibatan generasi milenial dalam mendukung, mengembangkan, serta memajukan sektor pertanian menjadi sangat dibutuhkan. Pertanian juga perlu sentuhan serta terobosan generasi ini.

“Indonesia adalah negara kaya raya, yang memiliki sumber daya alam luar biasa, matahari di Indonesia ada terus, matahari menentukan pertanaman dan kehidupan yang baik, air di negeri kita tidak pernah putus, kalau toh ada kemarau, itu semua bisa ditangani dengan kekayaan alam yang kita miliki” ungkap Syahrul.

Generasi milenial memiliki ciri berpikir strategis, inspiratif, inovatif, energik, antusias, dan fasih mengadopsi teknologi digital dalam beragam aspek bisnis sehingga diprediksi menjadi pembawa pembaruan dalam pembangunan pertanian.Syahrul berharap kaum muda bisa dimaknai sebagai benteng pembangunan pertanian, terutama dalam hal peningkatan ekspor pertanian.

“ Dengan kekayaan alam yang kita punya, sekarang tinggal bagaimana kita dapat menghadirkan kecerdasan mengolah itu” ungkap Syahrul.

Indonesia memiliki keragaman pangan lokal yang luar biasa, potensi tersebut diharapkan Syahrul dapat ditangkap khususnya pemerintah daerah, untuk mendorong pangan lokal sebagi bagian dari budaya yang harus dijaga secara bersama- sama.

 

Source : Minstry of Agriculture